Si Mata Teduh

Hari ini ku terpaku disini…duduk dikursi hitam ini….memandangi mega yang bergerak pelan beraturan

hingga detik ini….entahlah sudah berapa ribu bahkan jutaan detik hanya ku isi dengan memandangi…

sesaat berubah arah…memandang dedaunan yang berayun sendu digoda sang bayu…

sesaat ku pandangi lagi atraksimu yang begitu tak jemu mengitari bumi….hingga saatnya kau tak terlihat lagi…

Saat ini….ku masih duduk disini…entah apa yang ku cari…

Namun yang pasti….aku sedang menanti…

Setiap beberapa waktu…kupandangi mediaku….berharap ada pesanmu disitu…

Tapi ku meragu…adakah kau ingat aku….

Sesaat ku terbangkan semua harapku…

Namun lagi-lagi ku mengintip mediaku…menunggu…

Ku sibak perlahan..satu bagian yang tersimpan…dimana ada sketsamu disana…

Menatapmu…membalas senyummu…dengan senyum terindah….

Meneliti tiap detail mimikmu…yang bagiku selalu seruuu…bibirmu, hidungmu, pipimu, matamu…bagai sabu bagiku….betul-betul membuatku candu….

Matamu…..mata itu selalu membuatku ingin berlabuh dan tak ingin lagi menjauh…mata itu ku sebut si mata teduh….

Lagi-lagi tanpa jemu kupandangi si mata teduh….yang selalu membuatku lupa untuk mengaduh….walaupun beribu kali luluh dan terjatuh

Sekali lagi kupandangi gumpalan awan yang rupawan berpadu dengan langit kebiruan

sungguh menawan bagi siapapun yang menyaksikan…

pikirku lagi-lagi melayang kembali ke sketsamu…

kau seperti awan itu, selalu meneduhkanku ….

Kau seperti awan itu, selalu melindungiku…

Aku rindu kau wahai si mata teduhku….datanglah untukku…hangatkan hatiku yang membeku…

By Adingpintar

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s