Tak Ada Salahnya Di Renungkan.

RUMOR TENTANG PONSEL

Banyak sekali kerugian yang dapat terjadi akibat penggunaan ponsel, diantaranya adalah : penggunaan ponsel sedikitnya 500 menit dalam sebulan kemungkinan meningkatkan kanker otak dari 140% menjadi 300%, radiasi ponsel dapat merusak dan memecahkan struktur DNA, menyebabkan kebocoran pada pelindung otak sehingga toxin dapat masuk ke otak dan merusak jaringan otak yang sensitif, ponsel yang dikenakan oleh laki-laki pada klip sabuk dapat mengurangi jumlah sperma sebesar 30%, penggunaan telepon seluler selama 6 tahun resiko berkembangnya (tumor saraf pendengaran) meningkat sebesar 50%, radiasi ponsel dapat meningkatkan hormon estrogen dan adrenalin dalam tubuh dan mengganggu keseimbangan hormon, dan melakukan panggilan ponsel selama dua menit dapat mengubah fungsi otak anak-anak selama 1 jam, serta telepon wireless memiliki risiko kanker lebih tinggi daripada ponsel.

Radiasi ponsel yang dapat menyebabkan kerusakan adalah yang berasal dari gelombang radio (ICRW). Proses yang terjadi pada tubuh adalah sebagai berikut : Reseptor terletak pada membran sel dari setiap sel dalam tubuh kita.Reseptor ini adalah berupa reseptor kimia dan getaran. Reseptor getaran menangkap sinyal yang bergetar dalam kisaran hertz. Sebagai informasi dari kontak ICRW melalui reseptor getaran di dalam membran sel. ICRW dikenal sebagai penyusup asing dan mulai mengganggu komunikasi dan fungsi sel.

Setiap orang pada dasarnya terpapar ICRWs secara terus menerus. Ketika tubuh merasakan ada penyusup asing masuk kedalam tubuh diperlukan langkah-langkah untuk melindungi diri. Hal ini dilakukan dengan menghentikan jalur transpor aktif pada membran sel dan hasilnya terjadilah perubahan pada permeabilitas membran sel. Akibatnya, zat-zat gizi yang ada di ruang antara sel-sel tidak dapat memasuki sel untuk memberi makan sel. Karena zat-zat gizi tidak dapat masuk ke dalam membran sel, sel menderita kekurangan makanan.Sebaliknya, racun dan radikal bebas yang dihasilkan di dalam sel sebagai bagian dari proses normal metabolisme tubuh kita tidak bisa keluar dari sel dengan baik.

Sehingga racun dan radikal bebas tersebut merusak dan menghancurkan mitokondria. mitokondria adalah organel di dalam sel yang menghasilkan energi bagi tubuh dalam bentuk ATP. Ketika energi tidak dihasilkan, sel tidak dapat mendetoksifikasi dan tidak akan memiliki energi untuk berkomunikasi dengan sel lain. Akibatnya, komunikasi antar sel yang penting hilang. Ketika komunikasi ini hilang proses fisiologis dasar terganggu. Pesan antar sel tidak dapat terkirim, hormon dan neurotransmiter yang dibutuhkan tak dapat disekresikan dan sistem kekebalan tubuh tidak dapat merespons dengan tepat.

Karena bahan yg tidak berguna dan radikal bebas yang dihasilkan di dalam mitokondria sel rusak dan terjadilah disfungsi sel. Efek dari gangguan ini mengakibatkan sekelompok sel yang berfungsi untuk menjaga pelindung darah otak tertutup. Sel-sel tidak bisa lagi melakukan tugas dan terjadilah kebocoran pada pelindung darah-otak.

Radikal bebas yang dihasilkan dalam sel juga mengganggu perbaikan dan replikasi DNA. Banyak penelitian telah menunjukkan bahwa pembentukan micronuclei mengikuti paparan informasi yang dibawa oleh gelombang radio. Micronuclei adalah fragmen DNA yang putus tapi masih memiliki kemampuan untuk membentuk membran sel dan replikasi. Micronuclei adalah prekursor untuk pembentukan kanker dan tidak ada masalah selama micronuclei tersebut tetap berada di dalam sel. Tetapi ketika sel yang normal rusak maka sel tersebut mengalami kematian terprogram, yang disebut dengan apoptosis, isi di dalam sel tersebut , termasuk micronuclei, dilepaskan. Biasanya, sistem kekebalan tubuh, melalui pelepasan makrofag akan membersihkan tubuh dari sel-sel yang tidak seharusnya ada tersebut. Namun karena sistem komunikasi telah terganggu sehingga pesan ke sistem kekebalan tubuh tidak sampai. Sekarang ini micronuclei berada di lingkungan yang kaya nutrisi dan bebas membelah (klon). Dan saat ini mulailah proses terbentuknya tumor.

Beberapa hal yang bisa dilakukan untuk mengurangi resiko terpapar radiasi ponsel adalah gunakan speakerphone saat berbicara dan jauhi ponsel dari kepala dan tubuh setiap kali telepon sedang aktif atau dalam modus siaga, matikan ponsel saat tidak digunakan dan jangan tidur dengan ponsel atau dekat tempat tidur (telepon seluler memancarkan sinyal dalam stand-by mode bahkan ketika tidak berbicara dan jauhkan ponsel setidaknya 6-7 inci dari tubuh setiap saat serta jangan menyimpan ponsel di tubuh seperti di saku atau di pinggang.

Untuk meminimalkan efek dari radiasi elektromagnetik dan paparan radiasi telepon makanlah makanan yang sehat. Dengan makanan sehat maka sistem kekebalan tubuh akan diperkuat. Dengan makanan sehat dan minuman yang tepat juga akan memungkinkan untuk lebih cepat memperbaiki kerusakan sel yang telah terjadi.

Lanjut ke beberapa tips agar terhindar dari bahaya paparan radiasi telepon genggam…..

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s